Sire Breed Effects on Pre-weaning Growth and Reproductive Performance of lambs at Aliyah Rizq Farm
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Anindya, Rafa
Baihaqi, Muhamad
Gunawan, Asep
Metadata
Show full item recordAbstract
Sire breed is a key factor influencing productivity in sheep production systems. This study compared lamb pre-weaning growth and ewe reproductive performance across five sire breeds at Aliyah Rizq Farm. A total of 439 lamb records were used for analysis. Variables observed included birth weight, corrected weaning weight (CWW), average daily gain (ADG), litter size, lambing interval, pre-weaning mortality, sex ratio, and ewe productivity index (EPI). The data were analyzed using General Linear Model followed by Tukey's HSD test and KruskalWallis test. Sire breed significantly affected (P < 0.05) birth weight, CWW, ADG, litter size, and EPI. Whitehead Dorper produced lambs with the highest growth performance, recording CWW of 16.13±4.37 kg and ADG values of 142.6±44.7 g day?¹. Barbados Blackbelly recorded the highest litter size (1.18±0.39) and EPI (16.697±5.989). These findings indicate that sire breed influences pre-weaning growth performance, litter size, and EPI under intensive management conditions. Bangsa pejantan merupakan faktor penting yang memengaruhi produktivitas dalam sistem produksi domba. Penelitian ini membandingkan pertumbuhan prasapih anak domba dan performa reproduksi induk pada lima bangsa pejantan berbeda di Aliyah Rizq Farm. Sebanyak 439 catatan anak domba digunakan untuk analisis. Peubah yang diamati meliputi bobot lahir, bobot sapih terkoreksi (BST), pertambahan bobot badan harian (PBBH), jumlah anak sekelahiran, selang beranak, mortalitas pra-sapih, rasio jenis kelamin, dan indeks produktivitas induk (IPI). Data dianalisis menggunakan General Linear Model yang dilanjutkan dengan uji Tukey's HSD dan uji Kruskal-Wallis. Bangsa pejantan berpengaruh nyata (P < 0.05) terhadap bobot lahir, BST, PBBH, jumlah anak sekelahiran, dan IPI. Whitehead Dorper menghasilkan anak domba dengan performa pertumbuhan tertinggi, dengan CWW sebesar 16.13±4.37 kg dan nilai PBBH sebesar 142.6±44.7 g hari?¹. Barbados Blackbelly mencatatkan jumlah anak sekelahiran (1.18±0.39) dan IPI
(16.697±5.989) tertinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa bangsa pejantan memengaruhi performa pertumbuhan pra-sapih, jumlah anak sekelahiran, dan IPI pada kondisi manajemen intensif.

