Pengaruh Dukungan Sosial Dan Interaksi Keluarga Terhadap Kesejahteraan Subjektif Pada Keluarga Dengan Anak Disabilitas Sensorik
Abstract
Disabilitas sensorik merupakan gangguan pada satu atau lebih indra utama, seperti penglihatan, pendengaran, dan bicara, yang dapat memengaruhi
kesejahteraan subjektif keluarga. Kondisi ini seringkali menimbulkan tekanan psikologis dan sosial bagi keluarga, sehingga diperlukan dukungan sosial dan interaksi keluarga yang optimal untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan interaksi keluarga terhadap kesejahteraan subjektif pada keluarga dengan anak disabilitas sensorik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 keluarga yang berasal dari satu yayasan dan lima sekolah di Bogor. Pengumpulan data dilakukan melalui metode self administered questionnaire kepada ibu sebagai responden. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa usia ibu, dukungan sosial, dan interaksi keluarga memiliki hubungan positif signifikan dengan kesejahteraan subjektif, sedangkan usia ayah memiliki hubungan negatif signifikan dengan interaksi keluarga dan kesejahteraan subjektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan per bulan, dukungan sosial dan interaksi keluarga berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan subjektif.

