Sifat Fungsional Antimikroba Kefir Susu Kambing yang Difortifikasi dengan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)
Date
2026Author
ALIFAH, MARWAA
Arief, Irma Isnafia
Soenarno, Mochammad Sriduresta
Metadata
Show full item recordAbstract
Kefir susu kambing berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional
antimikroba, dan fortifikasi ekstrak bunga telang diduga dapat memengaruhi mutu
serta daya hambatnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis sifat fungsional
antimikroba kefir susu kambing dari dua asal biji kefir, yaitu Salatiga dan Lembang,
dengan penambahan ekstrak bunga telang 0% dan 6%. Penelitian menggunakan
rancangan acak lengkap faktorial 2 × 2 dengan tiga ulangan. Parameter yang
diamati meliputi karakteristik mikrobiologi, fisikokimia, dan aktivitas antimikroba
terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perlakuan kefir Lembang dengan ekstrak bunga telang 6%
menghasilkan total bakteri asam laktat tertinggi, pH terendah, dan total asam
tertitrasi tertinggi. Kefir asal Salatiga menunjukkan daya hambat lebih kuat
terhadap kedua bakteri uji karena memerlukan konsentrasi lebih rendah untuk mulai
menghambat pertumbuhan. Hasil ini menunjukkan bahwa asal biji kefir dan
fortifikasi ekstrak bunga telang memengaruhi mutu kefir dan potensi
antimikrobanya.

