Pengaruh Dukungan Sosial dan Tekanan Ekonomi terhadap Ketahanan Keluarga dengan Anak yang Menikah Pada Usia Anak
Abstract
Pernikahan usia anak masih menjadi permasalahan sosial yang banyak terjadi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial dan tekanan ekonomi terhadap ketahanan keluarga dengan anak yang menikah usia anak. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan retrospective study. Responden penelitian adalah 60 ibu dengan anak yang menikah di bawah usia 19 tahun dan usia pernikahan anak maksimal 5 tahun, dipilih menggunakan teknik purposive sampling di empat desa di Kabupaten Sukabumi. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan MPSS, TEKEN-GA, dan TAHAN- GA. Data analisis menggunakan statistik deskriptif, uji beda, korelasi, dan regresi. Dukungan sosial berhubungan positif signifikan dengan ketahanan keluarga, sedangkan tekanan ekonomi objektif dan subjektif berhubungan negatif signifikan. Hasil regresi menunjukkan bahwa usia ayah, lama pendidikan ayah, pendapatan per kapita per bulan, dan usia menantu berpengaruh positif signifikan, sementara usia ibu, tekanan ekonomi objektif, dan tekanan ekonomi subjektif berpengaruh negatif signifikan terhadap ketahanan keluarga. Early marriage remains a prevalent social problem in Indonesia, including in Sukabumi Regency. This study aims to analyze the influence of social support and economic pressure on family resilience among families with children who marry at an early age. Quantitative design was employed using cross-sectional and retrospective study approaches. The respondents consisted of 60 mothers whose children married under the age of 19 with a maximum marriage duration of five years, selected through purposive sampling in four villages in Sukabumi Regency. Data was collected through direct interviews using the MSPSS, TEKEN-GA, and TAHAN-GA. Data wwasanalyzed using descriptive statistics, independent sample tests, correlation, and regression analyses. Social support was positively and significantly associated with family resilience, whereas both objective and subjective economic pressure were highly significantly and negatively associated. Regression analysis indicated that father's age, father's length of education, monthly per capita income, and son-in-law's age had a significant positive effect, while mother's age, objective economic pressure, and subjective economic pressure had a significant negative effect on family resilience.

