EVALUASI GOOD MANUFACTURING PRACTICES DAN SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURE PADA PRODUKSI YOGURT DI ERIF FARM
Date
2026Author
Nazhir, Muhammad Tunjung
Arifin, Muhamad
Komala, Iyep
Metadata
Show full item recordAbstract
Yogurt merupakan produk olahan susu fermentasi yang memerlukan
pengendalian keamanan pangan selama proses pengolahan. Penelitian ini bertujuan
mengevaluasi penerapan good manufacturing practices (GMP) dan sanitation
standard operating procedure (SSOP) pada unit pengolahan yogurt di Erif Farm.
Penelitian dilaksanakan pada Januari-Februari 2026 di Kecamatan Cisarua,
Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan metode deskriptif melalui observasi,
wawancara, checklist, dan dokumentasi lapang. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa penerapan GMP memperoleh skor 111 dari 132 atau sebesar 84,09%
sehingga termasuk kategori baik. Evaluasi SSOP menunjukkan tingkat kesesuaian
sebesar 86,61% sehingga termasuk kategori memenuhi. Sebagian besar aspek
keamanan pangan dan sanitasi dasar telah diterapkan dengan baik, terutama pada
pengendalian proses produksi, pengemasan, penyimpanan, keamanan air,
kebersihan permukaan kontak pangan, dan pengendalian bahan toksin. Perbaikan
masih diperlukan pada fasilitas sanitasi, higiene pekerja, dokumentasi keamanan
pangan, dan pencatatan kesehatan karyawan untuk mengurangi risiko kontaminasi
silang selama proses produksi yogurt berlangsung. Yogurt is a fermented dairy product that requires proper food safety control
during processing. This study aimed to evaluate the implementation of good
manufacturing practices (GMP) and sanitation standard operating procedure
(SSOP) in the yogurt processing unit at Erif Farm. The study was conducted from
January to February 2026 in Cisarua District, Bogor Regency. A descriptive method
was applied through observation, interviews, checklist assessment, and field
documentation. The results showed that the implementation of GMP achieved a
score of 111 out of 132, or 84.09%, indicating a good category. The SSOP
evaluation showed a conformity level of 86.61%, indicating that the sanitation
requirements were fulfilled. Most food safety and basic sanitation aspects had been
properly implemented, particularly in process control, packaging, storage, water
safety, cleanliness of food-contact surfaces, and toxic material control.
Improvements are still needed in sanitation facilities, worker hygiene, food safety
documentation, and employee health records to reduce the risk of cross
contamination during yogurt production.

