Show simple item record

dc.contributor.authorPermata, Jan Prince
dc.date.accessioned2010-05-10T02:50:41Z
dc.date.available2010-05-10T02:50:41Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/17473
dc.description.abstractKedelai (Glycine Max (L) Merill) merupakan komoditas tanaman strategis bagi Indonesia sebagai sumber protein yang murah. Perkembangan produksi kedelai Indonesia selama kurun waktu 1991-2000 mengalami penurunan dengan laju pertumbuhan sebesar -4,70 persen. Produksi kedelai lokal ini hanya mampu memenuhi sekitar 56 persen dari total konsumsi kedelai di dalam negeri. Berdasarkan hal tersebut maka pemerintah terus mengupayakan peningkatan produksi kedelai nasional dengan cara meningkatkan areal tanam dan meningkatkan produktivitas melalui sistem agribisnis.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleAnalisa sistem agribisnis kedelaiid
dc.title.alternativeKasus di Desa Hegarmanah, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Baratid
dc.typeThesisid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record