Show simple item record

dc.contributor.advisorMurdianto
dc.contributor.authorHAKIM, ZAFFAR NUR
dc.date.accessioned2026-07-12T13:07:25Z
dc.date.available2026-07-12T13:07:25Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/174409
dc.description.abstractPengembangan desa wisata mengalami sebuah permasalahan seperti perencanaan, kurangnya partisipasi, hingga kualitas sumber daya manusia yang kurang memadai. Pengembangan desa wisata sering menghadapi hambatan pembangunan menggunakan pendekatan top-down. Community Based Tourism (CBT) menjadi alternatif dalam pengembangan wisata. Hal ini juga membutuhkan sebuah dukungan modal sosial yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal sosial terhadap keberhasilan CBT pada Desa Wisata Purwabakti. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan dengan metode survei dan didukung data kualitatif. Teknik penentuan sampel menggunakan sensus sebanyak 40 responden dan analisis data menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berpengaruh positif signifikan terhadap keberhasilan CBT pada pengelola wisata. Terlihat pada masing-masing variabel tersebut berada dalam kategori sedang. Maka dari itu, penguatan modal sosial berupa kepercayaan, norma kelompok, dan jaringan interaksi memiliki peran penting dalam mendorong keberhasilan CBT secara berkelanjutan.
dc.description.abstractTourism village development faces several challenges, including inadequate planning, limited community participation, and insufficient human resource capacity. In addition, tourism village development often encounters obstacles associated with top-down development approaches. Community-Based Tourism (CBT) has emerged as an alternative approach to tourism development, although its successful implementation requires strong social capital. This study aims to analyze the influence of social capital on the success of CBT in Purwabakti Tourism Village. The study employed a survey method supported by qualitative data. A census sampling technique was used involving 40 respondents and the data were analyzed using simple linear regression. The findings indicate that social capital has a positive and significant effect on the success of CBT among tourism managers. However, both social capital and CBT success were found to be at a moderate level. Therefore, strengthening social capital through trust, group norms, and interaction networks plays a crucial role in promoting the sustainable success of CBT.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleModal Sosial dan Keberhasilan Community Based Tourism Pada Desa Wisata (Kasus: Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor)id
dc.title.alternativeSocial Capital and the Success of Community-Based Tourism in a Tourism Village (Case: Purwabakti Tourism Village, Pamijahan District, Bogor Regency)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordcommunity based tourismid
dc.subject.keywordDesa Wisataid
dc.subject.keyworddesa purwabaktiid
dc.subject.keywordModal Sosialid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record