Pengaruh Self Control dan Literasi Keuangan Syariah terhadap Repurchase Intention (Studi Kasus Fenomena Surcharge QRIS)
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Alsofi, Muhammad Zigan
Beik, Irfan Syauqi
Metadata
Show full item recordAbstract
Praktik fenomena tambahan biaya transaksi QRIS oleh pedagang
bertentangan dengan Peraturan Bank Indonesia No.23/6/PBI/2021 dan juga
melanggar prinsip fiqh muamalah, khususnya terkait gharar/ketidakpastian harga.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self control dan literasi
keuangan syaria terhadap niat pembelian ulang yang dimediasi kepuasan terhadap
minat beli ulang Generasi Z Muslim Jabodetabek fenomena penambahan biaya
transaksi QRIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
SEM-PLS pada 200 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil
menunjukkan bahwa self control dan literasi keuangan syariah tidak memiliki
pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan konsumen maupun niat pembelian
ulang. Sebaliknya, kepuasan konsumen ditemukan memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap niat pembelian ulang. The practice of adding charges by traders contravenes Bank Indonesia
Regulation No. 23/6/PBI/2021 and also violates the principles of fiqh muamalah,
particularly regarding gharar (price uncertainty). This study aimed to analyse the
influence of self-control and Islamic financial literacy on repurchase intention,
mediated by satisfaction, regarding the repurchase interest of Muslim Generation Z
in the Jabodetabek the phenomenon of additional QRIS transaction fees. This study
employed a quantitative approach using the SEM-PLS method on 200 respondents
selected via purposive sampling. The results indicate that self-control and Islamic
financial literacy do not have a significant influence on consumer satisfaction or
repurchase intention. Conversely, consumer satisfaction was found to have a
positive and significant influence on repurchase intention.
Collections
- UF - Syariah Economic [573]

