Karakteristik Garam dan Aktivitas Biologis Ekstrak Rumput Laut Padina sp. dari Dua Perairan Berbeda
Abstract
Rumput laut Padina sp. memiliki potensi sebagai bahan baku alternatif
pembuatan garam rendah natrium yang kaya akan mineral dan senyawa bioaktif
untuk mencegah hipertensi. Penelitian ini bertujuan menentukan karakteristik
kimia, kandungan mineral, aktivitas antioksidan, dan profil sensori garam rumput
laut Padina sp. yang berasal dari Pantai Anyer, Serang, Pantai Bodur, Pandeglang.
Penelitian ini terdiri dari dua tahapan yaitu pembuatan tepung dan garam. Garam
rumput laut Padina sp. yang berasal dari Pantai Anyer dan Pantai Bodur memiliki
rendemen yaitu sebesar 21,66% hingga 24,26%. Garam rumput laut Padina sp.
yang berasal dari Pantai Anyer memiliki nilai IC50 85,53 ppm yang lebih unggul
dibandingkan Pantai Bodur (IC50 137,04 ppm), nilai rasio Na:K keduanya
mendekati 1 sesuai anjuran WHO yaitu 0,80–0,83 mg/g, kadar NaCl di bawah
60% yaitu 25,63% (Pantai Anyer), 42,32% (Pantai Bodur), dan cemaran logam
berat di bawah batas maksimum sesuai anjuran SNI garam diet. Garam rumput
laut Padina sp. dari Pantai Bodur memperoleh tingkat penerimaan sensori
tertinggi pada parameter kenampakan dan warna. Padina sp. seaweed has potential as an alternative raw material for making
low-sodium salt that is rich in minerals and bioactive compounds to prevent
hypertension. This study aims to determine the chemical characteristics, mineral
content, antioxidant activity, and sensory profile of Padina sp. seaweed salt from
Anyer Beach, Serang, and Bodur Beach, Pandeglang. The study consisted of two
stages: making flour and making salt. Padina sp. seaweed salt from Anyer Beach
and Bodur Beach had yields of 21.66% to 24.26%. Padina sp. seaweed salt from
Anyer Beach had an IC50 value of 85.53 ppm, which is better than Bodur Beach
(IC50 137.04 ppm), with a Na:K ratio close to 1 for both, in line with WHO
recommendations of 0.80–0.83 mg/g. The NaCl content was below 60%, namely
25.63% (Anyer Beach) and 42.32% (Bodur Beach), and heavy metal contaminants
were below the maximum limit according to SNI dietary salt standards. Seaweed
salt from Padina sp. from Bodur Beach received the highest sensory acceptance
levels for appearance and color.

