Keharmonisan Orang Tua-Anak, Sikap Pernikahan, dan Kesiapan Berkeluarga Dewasa Muda Perempuan Pascaperceraian Orang Tua
Abstract
Penurunan angka pernikahan dan angka kelahiran (TFR) serta meningkatnya perceraian di Indonesia menegaskan pentingnya kesiapan berkeluarga. Penelitian kuantitatif ini menganalisis pengaruh keharmonisan orang tua-anak dan sikap terhadap pernikahan terhadap kesiapan berkeluarga pada 112 perempuan usia 21-29 tahun dengan orang tua bercerai. Data dikumpulkan menggunakan Family Harmony Scale, Marital Attitude Scale, dan SIAP-GA, lalu dianalisis dengan deskriptif, korelasi, dan regresi linear berganda (metode backward). Hasil menunjukkan kedua variabel berhubungan positif signifikan dengan kesiapan berkeluarga. Keharmonisan orang tua-anak berpengaruh pada kematangan sosial, moral-spiritual, dan keterampilan hidup, sedangkan sikap terhadap pernikahan berpengaruh pada kematangan emosi. Temuan ini menegaskan peran hubungan orang tua-anak dan sikap terhadap pernikahan sebagai faktor pelindung, sehingga penguatannya perlu menjadi fokus program pembangunan keluarga.

