Show simple item record

dc.contributor.advisorRilus
dc.contributor.advisorRamadhan, Ghilandy
dc.contributor.authorAkbar, Muhammad Zulfikar
dc.date.accessioned2026-03-11T00:31:44Z
dc.date.available2026-03-11T00:31:44Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/172840
dc.description.abstractPemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan organisasi nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah partisipasi anggota yang belum optimal, sehingga menghambat efektivitas program PKK. Penelitian ini bertujuan menganalisis kegiatan kelompok PKK, tingkat partisipasi anggota, serta hubungan antara karakteristik anggota dengan tingkat partisipasinya dalam kegiatan PKK RW 10 Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed method) model convergent parallel. Data kuantitatif dikumpulkan melalui sensus (kuesioner) dan data kualitatif dikumpulkan melalui (wawancara mendalam serta observasi). Analisis data meliputi analisis deskriptif dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik demografis anggota tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat partisipasi, namun modal sosial terbukti berhubungan signifikan dengan tingkat partisipasi anggota dalam kegiatan PKK. Penelitian ini menyajikan model empiris pemberdayaan masyarakat dan memberikan masukan konkret bagi PKK serta Pemerintah Desa/Daerah dalam merumuskan strategi pemberdayaan yang lebih tepat sasaran dengan memperkuat modal sosial untuk meningkatkan partisipasi dan kesejahteraan keluarga.
dc.description.abstractFamily Empowerment and Welfare (PKK) is a national organization that aims to improve family welfare through women's empowerment. The main problem faced is the suboptimal participation of members, thus hampering the effectiveness of the PKK program. This study aims to analyze PKK group activities, member participation levels, and the relationship between member characteristics and their participation levels in PKK activities in RW 10 Cibanteng Village, Ciampea District, Bogor Regency. The study used a mixed method approach with a convergent parallel model. Quantitative data were collected through a census (questionnaire) and qualitative data were collected through (in- depth interviews and observations). Data analysis included descriptive analysis and correlation tests. The results showed that member demographic characteristics did not have a significant relationship with participation levels, but social capital was proven to be significantly related to the level of member participation in PKK activities. This study presents an empirical model of community empowerment and provides concrete input for the PKK and Village/Regional Governments in formulating more targeted empowerment strategies by strengthening social capital to increase family participation and welfare.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleHubungan Karakteristik Anggota Kelompok PKK dengan Tingkat Partisipasinya dalam Kegiatan PKK (Kasus: Kelompok “PKK” RW 10 Desa Cibanteng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor)id
dc.title.alternativeThe Correlation between the Characteristics of PKK Group Members and Their Level of Participation in PKK Activities (Case: "PKK" Group RW 10 Cibanteng Village, Ciampea District, Bogor Regency)
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordkarakteristik anggotaid
dc.subject.keywordkelompok PKKid
dc.subject.keywordpartisipasiid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record