Arsitektur Hierarkis Prosoma Belangkas sebagai Blueprint Biomimetik untuk Desain Material Foam/Aerogel
Date
2026Author
Ghifari, Ahmad Faiz Al
Riyanto, Bambang
Ramadhan, Wahyu
Metadata
Show full item recordAbstract
Pengembangan material berpori ringan seperti biofoam dan aerogel memerlukan struktur dengan rasio kekuatan terhadap berat tinggi, stabilitas termal baik, serta arsitektur pori yang efisien. Pendekatan biomimetik memanfaatkan sistem struktural organisme laut sebagai inspirasi desain material maju. Eksoskeleton belangkas memiliki komposit berbasis kitin dengan arsitektur berlapis dan porositas alami yang berpotensi menjadi model biomaterial berpori. Penelitian bertujuan melakukan penentuan karakteristik arsitektur hierarkis prosoma belangkas Tachypleus gigas dan Tachypleus tridentatus serta mengevaluasi hubungan struktur dan sifat material sebagai dasar desain biomimetik. Karakteristik meliputi analisis makroskopis dan mikroskopis, FTIR, XRD, analisis proksimat, TGA, mekanik tarik, dan karakteristik akustik. Hasil menunjukkan bahwa T. gigas memiliki struktur lebih berpori dengan densitas lebih rendah, stabilitas termal dan kemampuan serap suara lebih tinggi, sedangkan T. tridentatus menunjukkan struktur lebih kompak dengan kuat tarik lebih tinggi namun regangan lebih rendah. Arsitektur hierarkis prosoma belangkas berpotensi menjadi blueprint biomimetik untuk desain biofoam atau aerogel berkelanjutan berkinerja tinggi.
