Pengaruh Pemingsanan Dengan Ekstrak Buah Pala dan Kejutan Suhu Dingin Terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup Ikan Komet (Carrasius auratus)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemingsanan menggunnakan ekstrak buah pala (Myristica fragrans) dan kejutan suhu dingin terhadap tingkat kelangsungan hidup ikan komet (Carassius auratus). Penelitian diawali dengan penentuan konsentrasi optimal ekstrak buah pala sebagai anestesi, dilanjutkan dengan pengujian kejutan suhu dingin dan pengamatan histologi insang. Variasi konsentrasi ekstrak buah pala yang digunakan yaitu 15, 20, 25, dan 30% (v/v). Perlakuan utama meliputi pemingsanan dengan anastesi dan tanpa anastesi, dengan atau tanpa perendaman gliserol 5% (v/v), serta kejutan suhu dingin selama 15 menit. Parameter yang diamati meliputi waktu pingsan, waktu bugar, tingkat kelangsungan hidup (survival rate), dan perubahan histologi insang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak buah pala 25% merupakan konsentrasi terbaik dengan waktu pingsan relatif cepat dan pemulihan yang baik. Perlakuan kejuatan suhu dingin selama 15 menit memberikan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi dibandingkan durasi yang lebih lama. Penggunaan anastesi tanpa perendaman gliserol 5% menghasilkan kelangsungan hidup (survival rate) tertinggi, yaitu 100% serta menunjukkan kerusakan histologis insang yang minimal dan bersifat reversibel.
