Aerogel Bead Terintegrasi Ekstrak Buah Bakau sebagai Material Adsorpsi untuk Regenerasi Minyak Goreng Bekas
Date
2025Author
Putri, Siti Anjani
Riyanto, Bambang
Isnaini, Cahyuning
Metadata
Show full item recordAbstract
Minyak goreng bekas berisiko keamanan pangan akibat akumulasi senyawa
hasil degradasi minyak. Aerogel sebagai material berpori berpotensi menyerap
senyawa degradasi minyak, sedangkan ekstrak buah bakau Rhizophora mucronata
memiliki aktivitas antioksidan tinggi, mampu menghambat oksidasi lanjutan.
Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi ekstrak buah bakau terbaik dalam
aerogel bead untuk meregenerasi minyak goreng bekas. Metode penelitian meliputi
ekstraksi buah bakau, sintesis aerogel bead terintegrasi ekstrak buah bakau (0, 200,
400 dan 600 ppm), dan analisis kualitas minyak goreng bekas. Ekstrak buah bakau
memiliki aktivitas antioksidan 13,66 µg/mL (ABTS) dan 54,08 µg/mL (DPPH).
Aerogel bead memiliki nilai densitas (0,064-0,106 g/cm3), luas permukaan (3,026
59,499 m2/g), volume pori (0,006-0,027 cm3/g), porositas (96,772-98,067%), dan
ukuran pori (1,804-13,028 nm). Aerogel bead terintegrasi ekstrak buah bakau 600
ppm menjadi formula terbaik karena mampu meningkatkan kualitas minyak goreng
bekas dengan nilai viskositas minyak 51,233 cP, kadar air 0,023%, asam lemak
bebas 0,254%, bilangan peroksida 7,713 mEq/kg, bilangan anisidin 37,681 mEq/kg,
total oksidasi 53,107 mEq/kg, dan asam lemak trans menjadi 0%.
