KAJI TINDAK USAHATANI DAN PERMASALAHAN PENGAPLIKASIAN PUPUK GRAFENA PADA TANAMAN PADI
Abstract
Produktivitas padi di Indonesia menurun akibat degradasi lahan, keterbatasan pupuk, dan
penggunaan pupuk kimia berlebih. Pupuk grafena sebagai inovasi nanoteknologi dinilai mampu
meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usahatani. Penelitian ini bertujuan menganalisis
kelayakan finansial usahatani padi dengan pupuk grafena, mengidentifikasi hambatan, serta
merumuskan strategi penyelesaiannya. Metode kaji tindak dilakukan di Kecamatan Nagrak,
Sukabumi (Desember 2024–Mei 2025). Hasil analisis menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 2.27
dan B/C Ratio sebesar 1.27 pada penggunaan pupuk grafena, menandakan usahatani layak
dijalankan. Hambatan utama meliputi harga tinggi, keterbatasan pengetahuan petani, serta
distribusi terbatas. Strategi penyelesaian ditempuh melalui bauran pemasaran 4P dengan
dukungan kolaborasi triple helix (akademisi, pemerintah, industri) untuk menekan biaya
produksi, memperluas distribusi, dan meningkatkan literasi petani. Penelitian menyimpulkan
pupuk grafena berpotensi menjadi inovasi strategis dalam mendukung ketahanan pangan
berkelanjutan.
Collections
- UT - Management [3626]
