Show simple item record

dc.contributor.advisorSailah, Illah
dc.contributor.advisorHambali, Erliza
dc.contributor.authorNurfian, Zulfahmi Indra
dc.date.accessioned2025-08-11T23:03:58Z
dc.date.available2025-08-11T23:03:58Z
dc.date.issued2025
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/168718
dc.description.abstractSynthesis gas (syngas) merupakan campuran gas yang terdiri dari hidrogen, karbon monoksida, metana, dan karbon dioksida yang dapat dihasilkan dari proses pirolisis biomassa, seperti sekam padi. PT Sukaharja Quail Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri peternakan puyuh berencana untuk melakukan ekspansi bisnis melalui pembangunan unit pirolisis sekam padi di Indramayu untuk menghasilkan biochar dan syngas tanpa menghasilkan asap cair sebagai produk samping. Syngas akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti solar dengan dibakar untuk proses pengeringan jagung. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemanfaatan syngas dalam proses pengeringan jagung, mencakup penyusunan neraca massa dan energi, perancangan diagram alir proses, desain mesin pengering, simulasi proses pengeringan, pembuatan tata letak fasilitas, dan analisis kelayakan finansial. Rancangan sistem menggunakan pendekatan pembakaran syngas dan pemanfaatan exhaust gas sebagai sumber panas melalui mekanisme split stream yang dihubungkan dengan penukar panas. Udara panas yang dihasilkan digunakan untuk proses pengeringan jagung dalam mesin flat bed dryer berukuran 8 × 15 meter dengan modifikasi percabangan pipa untuk distribusi panas yang merata. Hasil pra-rancangan menunjukkan sistem mampu mencapai kapasitas pengeringan hingga 44,8 ton/hari. Berdasarkan analisis teknis dan finansial, sistem dinilai layak untuk diimplementasikan.
dc.description.abstractSynthesis gas (syngas) is a mixture of hydrogen, carbon monoxide, methane, and carbon dioxide, produced through biomass pyrolysis such as rice husks. PT Sukaharja Quail Indonesia, a company in the quail farming industry, plans to expand its operations by developing a rice husk pyrolysis unit in Indramayu to produce biochar and syngas without generating liquid smoke as a by-product. The syngas will be utilized as an alternative fuel to diesel by combustion in the corn drying process. This study aims to design a syngas-based corn drying system, encompassing mass and energy balances, process flow diagram development, dryer design, drying process simulation, facility layout planning, and financial feasibility analysis. The system is designed based on syngas combustion and the utilization of exhaust gas as a heat source through a split-stream mechanism connected to a heat exchanger. The resulting hot air is used in an 8 × 15 meter flat bed dryer, equipped with modified branched piping to ensure even heat distribution. The preliminary design shows a potential drying capacity of up to 44,8 tons per day. Based on technical and financial analysis, the system is considered feasible for implementation.
dc.description.sponsorshipDepartemen Teknologi Industri Pertanian, PT Sukaharja Quail Indonesia, PT Canggu Coco Liz
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePra-Rancangan Pemanfaatan Syngas untuk Proses Pengeringan Jagung di PT Sukaharja Quail Indonesiaid
dc.title.alternativePreliminary Design of Syngas Utilization for the Corn Drying Process at PT Sukaharja Quail Indonesia
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordAnalisis finansialid
dc.subject.keywordExhaust Gasid
dc.subject.keywordFlat Bed Dryerid
dc.subject.keywordPengeringan Jagungid
dc.subject.keywordSyngasid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record