Show simple item record

dc.contributor.advisorGumbira-Sa'Id, E.
dc.contributor.advisorSukardi
dc.contributor.authorPurnamasari, Hikmah
dc.date.accessioned2025-08-07T09:47:37Z
dc.date.available2025-08-07T09:47:37Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167386
dc.description.abstractUntuk dapat memenangkan persaingan, tidak hanya inovasi yang perlu dilakukan oleh suatu perusahaan, tetapi juga bagaimana agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan secara efektif dan efisien (low cost). Industri roti merupakan salah satu perusahaan yang memerlukan inovasi, efektifitas serta efisiensi dalam aktivitas perusahaan. PT. Nippon Indosari Corpindo z(PT. NIC) merupakan perusahaan pertama dan terbesar di Indonesia yang memproduksi roti secara massal dengan merek Sari Roti. Dari dua jenis roti yang dipasarkan PT. NIC, roti manis memiliki tingkat penjualan yang jauh lebih tinggi dibandingkan jenis roti tawar. Dalam hal persediaan, roti manis memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi dalam penyediaan bahan baku. Selain bahan baku utama terdapat bahan kemasan dan bahan pendukung yang menjadi penentu dalam menghasilkan roti manis yaitu filler. Tingkat permintaan roti manis yang sangat berfluktuatif mengharuskan perusahaan untuk selalu menyediakan persediaan dalam jumlah yang cukup besar guna mengatasi lonjakan permintaan. Pengendalian persediaan yang baik akan mendukung performa Supply Chain Management (SCM) yang juga menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan suatu perusahaan. Untuk itu, fenomena rantai pasokan ini penting untuk dikaji guna mengatasi permasalahan yang terjadi didalam rantai pasokan, khususnya pada pengendalian persediaan yang diterapkan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis model persediaan bahan pelengkap (filler) dan bahan kemasan pada roti manis, serta memberikan rekomendasi model persediaan filler dan bahan kemasan untuk meningkatkan kinerja rantai pasok di PT. NIC. Dalam identifikasi permasalahan di sepanjang rantai pasok serta upaya peningkatan kinerja rantai pasok, maka dilakukan analisis SCM dengan menggunakan metode SCOR. Melalui analisis SCM tersebut, ditemukan permasalahan di bagian Production, Planning, and Inventory Control (PPIC) yaitu terdapat sisa stok yang cukup besar pada filler dan bahan kemasan....dst.
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcManajemen Produksi Dan Operasiid
dc.titlePeningkatan Efisiensi Manajemen Rantai Pasok Melalui Pengendalian Persediaan Filler dan Bahan Kemasan Roti Manis Di Pt. Nippon Indosari Corpindoid
dc.subject.keywordFillerid
dc.subject.keywordBahan Kemasanid
dc.subject.keywordSupply Chainid
dc.subject.keywordScorid
dc.subject.keywordScmid
dc.subject.keywordInventory Costid
dc.subject.keywordRoti Manisid
dc.subject.keywordRantai Pasokid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record