Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Daging Kerbau Meltique Panggang yang Diinjeksi Berbagai Jenis Minyak Nabati
Abstract
Daging kerbau mengandung protein yang lebih tinggi dibandingkan daging
sapi, namun tingkat konsumsinya masih rendah di kalangan masyarakat karena
karakteristiknya yang alot, sehingga perlu dilakukan teknik pengempukkan daging.
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh injeksi minyak nabati terhadap
karakteristik fisikokimia dan organoleptik daging kerbau meltique panggang.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan,
yaitu: tanpa injeksi minyak nabati (K), injeksi minyak kelapa (MK), dan injeksi
minyak kelapa sawit (MS). Tahapan penelitian meliputi penentuan formulasi
emulsi minyak nabati, injeksi, pemanggangan, kemudian dilanjutkan pengujian
fisikokimia dan organoleptik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perlakuan
injeksi emulsi minyak kelapa maupun minyak kelapa sawit berpengaruh nyata
terhadap nilai pH, persentase susut masak, daya putus, dan profil tekstur serta dapat
meningkatkan tingkat kesukaan dan mutu organoleptik pada parameter aroma,
tekstur, keempukan, rasa khas daging, kadar minyak, dan keseluruhan daging
kerbau panggang. Perlakuan injeksi emulsi minyak kelapa merupakan perlakuan
terbaik dengan karakteristik yang mendekati daging sapi meltique komersial. Buffalo meat contains higher protein than beef, but its consumption level is
still low among the public due to its tough characteristics, so it is necessary to use
meat tenderization techniques. This study aims to analysis the effect of vegetable
oil injection on the physicochemical and organoleptik characteristics of grilled
buffalo meltique. This study used a completely randomized design (CRD) with 3
treatments, namely: no vegetable oil injection (K), coconut oil injection (MK), and
palm oil injection (MS). The research stages included determination of vegetable
oil emulsion formulation, injection, baking, followed by physicochemical and
organoleptik testing. The results showed that the injection treatment of coconut oil
emulsion and palm oil had a significant effect on the pH value, cooking shrinkage
percentage, breaking power, and texture profile and could improve the level of
liking and organoleptik quality on the parameters of aroma, texture, tenderness,
meat flavor, oil content, and overall grilled buffalo meat. The coconut oil emulsion
injection treatment was the best treatment with characteristics close to commercial
meltique meat.
