Show simple item record

dc.contributor.advisorAlfiasari
dc.contributor.authorDewi, Chandrika Tantiana
dc.date.accessioned2024-10-04T12:24:02Z
dc.date.available2024-10-04T12:24:02Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159011
dc.description.abstractFenomena fear of missing out (FOMO) saat ini sedang menjadi fenomena yang banyak terjadi dan dikaji. FOMO dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental dan ketidakpuasan hidup seseorang. Remaja dengan karakteristik tumbuh kembangnya berisiko lebih tinggi mengalami FOMO. Peningkatan tingkat FOMO pada remaja dapat berasal dari diri sendiri maupun lingkungan sekitar seperti keluarga dan media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh karakteristik remaja, komunikasi orang tua-anak dan penggunaan media sosial terhadap FOMO. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain eksplanatori dengan metode survei yang melibatkan 298 siswa SMP di wilayah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Sekolah terpilih merepresentasikan sekolah yang berada di pinggiran kota. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa FOMO lebih sering terjadi pada remaja perempuan dibandingkan remaja laki-laki. Penelitian ini juga menemukan bahwa komunikasi orang tua-anak memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap FOMO dan penggunaan media sosial memiliki pengaruh positif signifikan terhadap FOMO.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Komunikasi Orang Tua-Anak dan Penggunaan Media Sosial terhadap Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada Remaja di Pinggiran Kotaid
dc.title.alternativeThe Influence of Parent-Child Communication and Social Media Use on Fear of Missing Out (FOMO) Phenomenon in Suburban Adolescent
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordKomunikasi Orang Tua-Anakid
dc.subject.keywordFOMOid
dc.subject.keywordPenggunaan Media Sosialid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record