| dc.description.abstract | Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2022 menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68%, dan untuk pertama kalinya tingkat literasi keuangan perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Partisipan dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Departemen Manajemen IPB angkatan 59 dan 60 dengan total 22 partisipan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat literasi pasar modal partisipan menggunakan studi eksperimen melalui pembentukan 2 kelompok (treatment dan control) untuk mengetahui perbedaan antar kelompok serta dari tinjauan gender. Penelitian ini menggunakan Pretest-posttest experimental and control group design, yang termasuk dalam penelitian true experimental. Penelitian dilaksanakan pada September 2023 di Departemen Manajemen IPB. Pengolahan data dilakukan dengan metode Independent sample t-test, Paired sample t-test dan One-way ANOVA menggunakan software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi partisipan berada pada kategori sufficient literate dan well literate. Pemberian materi memberikan pengaruh terhadap peningkatan literasi pasar modal partisipan. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan keputusan investasi sebelum dan setelah diberikan materi literasi pasar modal pada kelompok treatment. Berdasarkan gender, terdapat perbedaan keputusan investasi antar partisipan kelompok laki-laki, sedangkan antar partisipan kelompok perempuan tidak terdapat perbedaan keputusan investasi. Secara keseluruhan, gender memoderasi perbedaan keputusan investasi berdasarkan tingkat literasi pasar modal, yaitu memperlemah perbedaan. | |