Show simple item record

dc.contributor.advisorDekrityana, Lucia Cyrilla Eko Nugrohowati Supriyadi
dc.contributor.advisorKomala, Iyep
dc.contributor.authorPUTRI, ANJANI ALVERNIA
dc.date.accessioned2024-08-05T06:58:48Z
dc.date.available2024-08-05T06:58:48Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155656
dc.description.abstractSalah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi dan kualitas susu yaitu melalui implementasi Good Dairy Farming Practices (GDFP). Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengevaluasi faktor penentu yang paling berpengaruh terhadap aspek good health pada Kelompok Ternak Mandiri Sejahtera (KTMS) di Desa Tajur Halang menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Metode yang digunakan yaitu pengamatan dan wawancara secara langsung kepada 24 orang peternak yang tergabung dalam KTMS, menggunakan kuesioner yang mengacu kepada Komala et al. (2022) dan 3 responden ahli yang terdiri dari akademisi, praktisi, dan instansi pemerintahan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai tertinggi berdasarkan gabungan nilai pengamatan dan vektor prioritas dari para ahli sebesar 37,34% pada kriteria pencegahan penyakit dengan nilai AHP sebesar 0,39 dan nilai terendah pada kriteria penanganan pasca sakit berdasarkan gabungan nilai pengamatan dan vektor prioritas dari kesehatan ternak sebesar 14,66% dengan nilai AHP sebesar 0,17. Kriteria ini harus menjadi aspek yang diprioritaskan oleh para peternak untuk memperoleh hasil yang optimal.
dc.description.abstractEfforts that can be made to increase milk production and milk quality can be achieved through the implementation of Good Dairy Farming Practices (GDFP). This study aim is to analyze dan evaluate the most influential determining criteria in good health aspect using Analytical Hierarchy Process (AHP). The method used is a survey method with direct interviews to 24 dairy farmers in Mandiri Sejahtera Farms, using a questionnaire that refers to Komala et al. 2022 and 3 experts consists of academics, practitioners, and government. The results showed that the highest determining criteria based on combined observation value and priority vector of good health was 37,34% of disease prevention with an AHP score 0,39 and the lowest was in post-illness management based on combined observation value and priority vector of good health was 14,66% with an AHP score 0,17. The criteria is a priority aspect that must be prioritized to be maximized.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleEvaluasi Good Health Menggunakan Analytical Hierarchy Process pada Kelompok Peternakan Sapi Perah Mandiri Sejahtera Cijerukid
dc.title.alternativeEvaluation of Good Health Using Analytical Hierarchy Process at Mandiri Sejahtera Cijeruk Dairy Farming Group
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordAHPid
dc.subject.keyworddairy cattleid
dc.subject.keywordGDFPid
dc.subject.keywordgood healthid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record