Show simple item record

dc.contributor.advisorDiatin, Iis
dc.contributor.advisorSardono, Sunatmo
dc.contributor.authorNurhayati, Euis Siti
dc.date.accessioned2024-05-21T02:25:17Z
dc.date.available2024-05-21T02:25:17Z
dc.date.issued2002
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150777
dc.description.abstractAnalisis strategi bisnis udang beku merupakan suatu analisis yang dilakukan guna merumuskan alternatif strategi bisnis yang tepat untuk dapat diterapkan oleh PT Wirontono Baru dalam menjalankan bisnis udang beku. Hal ini penting dilakukan mengingat perusahaan selain menghadapi lingkungan internal juga menghadapi lingkungan eksternal. Dalam lingkungan internal perusahaan dihadapkan pada kekuatan dan kelemahan, sedangkan perusahaan dihadapkan pada peluang dan ancaman dalam lingkungan eksternal. Untuk merumuskan alternatif strategi bisnis dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT, selanjutnya digunakan matriks QSPM untuk memilih alternatif strategi bisnis yang menjadi prioritas dan dipilih tiga alternatif strategi berdasarkan nilai TAS tertinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran umum PT Wirontono Baru, mengidentifikasi dan menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki serta peluang dan ancaman yang dihadapi oleh perusahaan dalam bisnis udang beku, dan merumuskan alternatif strategi bisnis yang menjadi prioritas perusahaan pada masa yang akan datang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bisnis yang dapat diterapkan PT Wirontono Baru adalah meningkatkan volume ekspor udang beku ke negara Jepang dan Hongkong, meningkatkan pangsa pasar perusahaan dan melakukan ekspansi pasar.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgricultural Economicsid
dc.subject.ddcAgribusinessid
dc.titleAnalisis strategi bisnis udang beku di PT Wirontono Baru, Jakarta Utaraid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordFisheriesid
dc.subject.keywordShrimps businessid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record