View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Mempelajari pengaruh penggunaan bahan kimia NaOH, Na2CO3 dan KOH untuk netralisasi minyak kelapa sawit kasar

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.766Mb)
      Date
      1982
      Author
      Setyadjit
      Soeprapto, R. Hardi
      Maarif, M.Syamsul
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Di dalam penelitian ini akan dilihat pengaruh jenis dan kekentalan bahan kimia pada netralisasi minyak kelapa sawit kasar. Perlakuan-perlakuan yang diberikan adalah 3 macam bahan kimia yaitu NaOH, Na2CO3 dan KOH dimana masing-masing bahan kimia tersebut terdiri dari 5 macam kekentalan yaitu 12°, 14°, 16°, 18° dan 20°Be. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan percobaan faktorial. Netralisasi yang di- gunakan merupakan gabungan antara "batch refining" cara basah dengan "continous refining". Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa netralisasi dengan menggunakan 3 macam bahan kimia pada berbagai konsentrasi sangat menurunkan kadar asam lemak bebas, kadar air serta kejernihan. Bilangan peroksida menunjuk- kan sedikit kenaikan (tidak nyata dengan uji statistik taraf nyata 5 persen). Jenis bahan kimia sangat berpengaruh terhadap kejernihan, kadar air, "refining factor", "oil loss" serta kadar asam lemak bebas minyak netral yang dihasilkan. Kekentalan berpengaruh terhadap kejernihan dan kadar asam asam lemak bebas, serta sangat berpengaruh pada bilangan peroksida dan kadar air. Interaksi antara jenis dengan kekentalan bahan kimia berpengaruh pada bilangan peroksida, dan sangat berpengaruh pada "refining factor" dan "oil loss". Kenaikan bilangan peroksida minyak netral cenderung tidak beraturan. Hal ini mungkin disebabkan suhu awal yang digunakan untuk netralisasi merupakan kisaran suhu antara 60 65°C, dan diduga minyak awal mengandung logam kontaminan, sehingga perbedaan suhu yang relatif kecil menyebabkan perbedaan bilangan peroksida yang cukup besar.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147816
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository