View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengolahan air limbah industri pulp dan kertas proses soda dengan flokulan kationik

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (11.30Mb)
      Date
      1990
      Author
      Konstitusianto, Cahyo
      Tjiptadi, Wachjuddin
      Mangunwidjaja, Djumal
      Purwati, Sri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Air limbah industri pulp dan kertas memiliki beban pencemaran yang tinggi yang berasal dari bau, warna, pH, padatan tersuspensi, COD (Chemical Oxygen Demand), BOD (Biochemical Oxygen Demand) dan toksisitas, sehingga perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu untuk mengurangi cemarannya sebelum dibuang ke badan air. Salah satu pilihan pengolahan air limbah adalah dengan menggunakan flokulan yang berfungsi membantu flokulasi yang terjadi setelah koagulasi. Pada koagulasi, koagulan mengubah partikel koloid menjadi lebih labil sehingga terjadi kontak antar partikel koloid yang memudahkan pengendapan partikel tersebut. Penggunaan flokulan dalam flokulasi akan meningkatkan laju pengendapan flok. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengolahan air limbah industri pulp dan kertas proses soda dengan flokulan kationik, serta untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis dan dosis flokulan kationik pada pengolahan tersebut. Dosis kritik dan optimum alum sebagai koagulan, serta dosis Polymin KP-7 dan Kurifloc PN-111 sebagai flokulan yang digunakan pada penelitian utama ditentukan pada penelitian pendahuluan. Dosis kritik alum adalah 300 ppm, dan mencapai optimum pada konsentrasi 450 ppm. Pada dosis kritik alum, digunakan Polymin KP-7 pada konsentrasi 10, 15 dan 20 ppm, serta Kurifloc PN-111 pada konsentrasi 5, 10 dan 15 ppm. Pada dosis optimum alum, digunakan Polymin KP-7 pada konsentrasi 1, 2 dan 3 ppm, serta Kurifloc PN-111 pada konsentrasi 1, 2 dan 3 ppm. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147784
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository