| dc.description.abstract | Superovulasi dan transfer embrio adalah suatu pengembangan bioteknologi
di bidang peternakan dengan tujuan untuk meningkatkan potensi reproduksi ternak.
Penelitian ini bertujuan mengetahui penggunaan Controlled Internal Drug Releasing
(CIDR) terhadap efektifitas pelaksanaan superovulasi, respon superovulasi, kuantitas
dan kualitas embrio in vivo pada sapi Simmental
Penelitian telah dilaksanakan di kandang sapi dan laboratorium Balai Embrio
Ternak yang terletak di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, mulai
bulan September 2010 sampai dengan Pebruari 2011. Penelitian ini menggunakan 20
ekor sapi donor Simmental dengan umur antara 2.5 – 4 tahun, dengan perlakuan
birahi alami (P1) sebanyak 10 ekor sebagai kontrol dan perlakuan sinkronisasi CIDR
(P2) sebanyak 10 ekor. Peubah yang diamati yaitu tingkat respon superovulasi
(Response Rate), jumlah corpus luteum (CL), jumlah embrio dan ovum yang
dihasilkan dan Recovery Rate (RR). Metode statistik yang digunakan adalah Uji
Khi-kuadrat (Chi-square test).
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan superovulasi berdasarkan
sinkronisasi CIDR tidak memberikan pengaruh nyata terhadap, jumlah corpus
luteum (CL), jumlah embrio dan ovum yang dihasilkan, jumlah embrio layak
transfer. | id |