View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh Jenis dan Umur Itik Terhadap Komposisi Fisik Telur Itik Yang Dipelihara Dalam Sangkar Tunggal dan kandang Alas "Litter"

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (11.79Mb)
      Date
      1981
      Author
      Aryanti, Tingting
      Hardjosworo, Peni S.
      Kismono, Siti Sundari
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Suatu penelitian telah dilakukan di Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan IPB, yang berlangsung dari tanggal 23 Maret sampai 29 Juni 1980. Tujuannya ialah untuk melihat pengaruh jenis dan umur itik terhadap komposisi fisik telur itik yang dipelihara dalam sangkar tunggal dan kandang alas "litter". Penelitian ini meru pakan sebagian penelitian yang dilakukan di Pusat Penelitian dan Pengembangan Ternak Ciawi, Bogor, dengan kode III/4/03. Dalam penelitian ini digunakan jenis itik alabio, Tegal, Tebio dan Alagal yang dipelihara dalam sangkar tunggal dengan jumlah itik seluruhnya 329 ekor dan jumlah telur 944 butir. Setiap jenis itik dibagi 3 kelompok berdasarkan wak tu penetasan yang diteliti pada saat berumur 36, 40 dan 44 minggu. Selain itu menggunakan jenis itik Alabio, Tegal, Khali Campbell dan Bali yang dipelihara dalam kandang alas "litter" dengan jumlah itik seluruhnya 480 ekor dan jumlah telur 365 butir. Setiap jenis itik dibagi 4 kelompok dan diteliti pada umur 52, 56 dan 60 minggu. Semua telur itik dikumpulkan setiap hari, tetapi telur-telur yang digunakan dalam penelitian ini diambil 4 minggu sekali dalam 2 hari berturut-turut yaitu pada hari Kamis dan Jum'at dan dilakukan secara acak. Rancangan yang digunakan ialah Rancangan Acak Berblok dengan pola faktorial 4x3 dan ulangan sebagai blok. Jenis itik sebagai faktor pertama yang terdiri dari 4 taraf dan umur itik sebagai faktor kedua yang terdiri dari 3 taraf. Uji lanjut digunakan uji Duncan. Dari hasil penelitian ini diperoleh rata-rata berat telur itik Alabio, Tegal, Tebio dan Alagal yang dipelihara dalam sangkar tunggal berturut-turut (61,17+5,78)gram, (65,07±2,40)gram, (65,82±3,62) gram dan (63,84+2,99)gram, rata-rata persentase berat kerabang telur berturut-turut (12,37±1,61)%, (12,06±0,37)%, (12,18±0,52)% dan (12,29± 1,03)%. Sedangkan rata-rata persentase berat putih telur berturut-turut (54,05+1,09)%, (54,67±0,82)%, (53,96±0,97)% dan (53,23±0,78)%, rata-rata persentase berat kuning telur berturut-turut (33,58±1,75)%, (33,27±1,00)%, (33,87±1,21)% dan (34,48±1,05)%.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147056
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4043]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository