Show simple item record

dc.contributor.advisorSugandi, Dawan
dc.contributor.advisorKismono, M.M. Siti Sunadari
dc.contributor.authorElfani, Hidzuldin
dc.date.accessioned2024-04-23T08:07:58Z
dc.date.available2024-04-23T08:07:58Z
dc.date.issued1982
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147033
dc.description.abstractSuatu penelitian telah dilakukan mulai tanggal 9 Maret sampai 27 Juli 1981 di Bagian Unggas, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat protein ransum yang mengandung energi metabolis 2850 kkal per kilogram dan galur petelur tipe medium terhadap "Haugh Unit" selama phase II pada pengandangan dengan sistem sangkar tunggal (individual cage). Ransum percobaan yang diberikan mengandung energi metabolis 2850 kkal per kilogram dengan tingkat protein 16 dan 18 persen. Ayam yang digunakan ialah 86 galur Hisex Brown dan 87 ekar galur Super Harco. Setiap galur ayam dikelompokkan secara acak dan setiap kelompok terdiri dari sebelas "individual cage". Dari 4 kelompok ayam diberikan ransum percobaan dengan protein 16 persen dan 4 kelompok lainnya mendapat ransum dengan protein 18 persen. Parameter yang diukur adalah konsumsi ransum, konsumsi air minum, produksi telur, berat telur dan tinggi albumennya. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Pola faktorial 2 X 2 dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah tingkat protein yang terdiri dari 2 taraf dan faktor kedua adalah macam galur juga terdiri dari 2 taraf. Penelitian ini dilakukan ketika ayam-ayam berumur 42 minggu. Telur yang ditentukan kualitasnya dipecahkan dan di- lakukan pengamatan pada setiap periode dengan interval 28 hari selama tiga hari berturut-turut. Penentuan kualitas dilakukan dalam keadaan segar pada temperatur kamar dan telur belum berumur 24 jam. Penilaian kualitas disini berdasarkan nilai "Haugh Unit". Hasil analisa statistik dari data yang diamati didapatkan bahwa nilai "Haugh Unit" rata-rata selama penelitian tidak dipengaruhi oleh tingkat protein ransum, tetapi sangat nyata (P/0.01) dipengaruhi oleh galur ayam. "Haugh Unit" galur Hisex Brown yakni 89.2543 sangat nyata lebih rendah dibandingkan dengan nilai "Haugh Unit" galur Super Harco yakni 91.7991. Interaksi antara tingkat protein ransum dan macam galur tidak berpengaruh nyata terhadap nilai "Haugh Unit". Umur ayam (periode) sangat nyata (P0.01) mempengaruhi nilai "Haugh Unit". Bentuk persamaan regresi antara nilai "Haugh Unit" dengan umur ayam yang menghasilkan merupakan suatu persamaan regresi linear yang sangat nyata. Peramaan regresi untuk galur Hisex Brown adalah Y = 93.0094 - 1.2517 X dengan koefisien korelasi -0.93 dan koefisien determinasi 0.865, sedangkan galur Super Harco adalah Psi = 94.7699 - 0.84 plus/minus 9 * X dengan koefisien korelasi -0.90 dan koefisien determinasi 0.81.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh tingkat protein ransum yang mengandung energi metabolis 2850 KKAL per kilogram dan galur petelur tipe medium terhadap "haugi unit" selama phase II pada pengandangan dengan sistem sangkar tunggalid
dc.titlePengaruh tingkat protein ransum yang mengandung energi metabolis 2850 KKAL per kilogram dan galur petelur tipe medium terhadap "haugi unit" selama phase II pada pengandangan dengan sistem sangkar tunggalid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record