Show simple item record

dc.contributor.advisorGurnadi, Kartinah
dc.contributor.advisorSugandi, Dawan
dc.contributor.authorYussir, Suryadi
dc.date.accessioned2024-04-23T07:43:29Z
dc.date.available2024-04-23T07:43:29Z
dc.date.issued1982
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/147014
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan di Bagian Unggas, Departement Ilmu Produksi Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor dari tanggal 20 Juli 1981 sampai dengan tanggal 2 November 1981. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat protein yang optimum dalam ransum yang mengandung energi metabolis 2450 kilokalori per kilogram terhadap produksi telur ayam tipe medium pada phase ke II. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 2 X 2. Sebagai sampel digunakan 88 ekor ayam petelur strain Hisex Brown dan 88 ekor ayam petelur strain Super Harco. Ransum percobaan yang digunakan berturut-turut mengandung 16 dan 18% protein dengan energi metabolis 2450 kilokalori per kilogram. Dari hasil analisa statistik dapat ditarik kesimpulan bahwa kadar protein dalam ransum tidak nyata pengaruhnya terhadap produksi telur, konsumsi ransum, konversi makanan, berat telur dan mortalitas.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh tingkat protein pada ransum yang mengandung energi metaboilis 2450 KKAL per kilogram dan strain terhadap produksi telur ayam petelur tipe medium pada phase ke II dengan pengandangan sistim cageid
dc.titlePengaruh tingkat protein pada ransum yang mengandung energi metaboilis 2450 KKAL per kilogram dan strain terhadap produksi telur ayam petelur tipe medium pada phase ke II dengan pengandangan sistim cageid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record