| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di Bagian Unggas, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor selama minggu, mulai tanggal 7 Juli sampai dengan 26 Agustus 1981. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh tingkat protein dalam ransum terhadap perwujudan sifat-sifat bernilai ekonomis pada puyuh coturnix betina dalam rangka mencari cara menekan biaya ransum selama sebelum dan setelah berproduksi.
Sebagai materi percobaan digunakan 74 ekor anak puyuh
coturnix betina. Pada umur O sampai 3 minggu, anak puyuh
dipelihara dalam sangkar yang diberi pemanas. Setelah berumur 3 minggu diacak untuk menerima perlakuan dan dipelihara
dalam sangkar bertingkat 4 tiap tingkat terdiri dari 2 ruangan. Masing-masing lantai dan tutup terbuat dari kawat.
Makanan dan air minum diberikan ad libitum.
Pada umur O sampai 3 minggu diberi perlakuan sama yaitu umur O sampai 1 minggu diberi ransum dengan tingkat protein 26% dan tingkat protein 24% dalam ransum diberikan pada waktu puyuh umur 1 sampai 3 minggu. Perbedaan perlakuan diberikan setelah anak puyuh berumur 3 minggu. Perlakuan I dengan tingkat protein 20% pada umur 3 sampai 5 minggu, kemudian pada umur 5 sampai 7 minggu dengan tingkat protein 22%. Perlakuan II dengan tingkat protein 22% pada umur 3 sampai 5 minggu, kemudian pada umur 5 sampai 7 minggu dengan tingkat protein 20%.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan dua perlakuan, tiap perlakuan dilakukan empat ulangan dimana pada ulangan 1 dan 2 perlakuan I terdapat 10 ekor anak puyuh dan pada ulangan selanjutnya terdapat 9 ekor anak puyuh.
Analisa statistik terhadap data yang diperoleh dilakukan dengan analisa sidik ragam. ... | id |