Show simple item record

dc.contributor.advisorHerman, Rachmat
dc.contributor.advisorKartiarso
dc.contributor.authorMulyadi, I Gede Adnya
dc.date.accessioned2024-04-23T03:44:27Z
dc.date.available2024-04-23T03:44:27Z
dc.date.issued1983
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146907
dc.description.abstractPenelitian dilakukan di Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Daging dan Kerja, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, selama 6 minggu (dari tanggal 2 Maret sampai tanggal 13 April 1983). Penelitian bertujuan untuk mempelajari Pengaruh Ransum dengan Tingkat Protein yang Berbeda terhadap Bobot Tubuh Kosong, Karkas dan Komponen Karkas Kelinci Jantan Lokal. Serta untuk mengetahui tingkat pemberian protein ransum yang paling optimum pada kelinci jantan lokal. Empat puluh ekor kelinci jantan lokal yang mempunyai bobot badan antara 630 sampai 730 g, dengan rataan sebesar 693.3 28.7 g (CV: 4.1%) digunakan dalam penelitian ini. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap, dengan 5 perlakuan dan 8 ulangan. Bahan penyusun ransum terdiri dari rumput lapangan, daun lamtoro, dedak halus, jagung kuning, bungkil kacang kedele, tepung tapioka dan tepung tulang. Dari bahan tersebut dibuat 5 macam ransum berbentuk pellet dengan kandungan protein yang berbeda yaitu ransum A mengandung ± 9% protein kasar, ransum B mengandung 12% protein kasar, ransum C mengandung ± 15% protein kasar, ransum D mengandung + 18% protein kasar dan ransum E mengandung + 21% protein kasar. Masing-masing ransum mengandung energi + 3800 kalori per g ransum, serat kasar + 12%, Ca + 0.8% dan P± 0.6%. Data hasil seksi (pemisahan karkas menjadi komponennya) dianalisa dengan menggunakan analisis peragam (Co-variance) b model Y Tax. Peubah X adalah bobot tubuh, bobot tubuh kosong, dan bobot karkas. Sedangkan peubah Y adalah bobot tubuh kosong, bobot karkas, komponen karkas dan daging karkas (urat daging ditambah lemak kecuali lemak ginjal dan lemak pelvis). T, adalah perlakuan dengan i = 1, 2, 3, 4 dan 5. Untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan kom- ponen karkas digunakan persamaan allometri Huxley (1932), y = axb. karkas. Peubah X adalah bobot tubuh kosong dan bobot Peubah Y adalah komponen karkas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak mempunyai pengaruh yang nyata terhadap bobot tubuh kosong pada bobot tubuh yang sama.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh ransum dengan tingkat protein yang berbeda terhadap bobot tubuh kosong, karkas dan komponen karkas kelinci jantan lokalid
dc.titlePengaruh ransum dengan tingkat protein yang berbeda terhadap bobot tubuh kosong, karkas dan komponen karkas kelinci jantan lokalid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record