| dc.description.abstract | Pengaruh pembatasan ransum terhadap distribusi lemak tubuh kelinci, dipelajari di Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Daging dan Kerja, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, sejak tanggal 1 Maret sampai 2 Mei 1983.
Tiga puluh dua ekor kelinci persilangan jantan dengan bobot badan awal 1182.5 ± 164.5 g dari peternakan kelinci "AKATE:, Cijangkar, Kabupaten Sukabumi, digunakan untuk penelitian ini. Kelinci tersebut dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, masing-masing 8 ekor sebagai ulangan. Perlakuan terdiri atas pemberian ransum ad libitum sebagai kontrol (A), 87.5 persen (B), 75.0 persen (C) dan 62.5 persen (D). Penelitian dilakukan selama 6 minggu dengan periode pen- dahuluan satu minggu. Pada akhir penelitian, semua kelinci
dipotong dan diseksi. Penelitian dilaksanakan dalam Rancangan Acak Lengkap, dengan analisis peragam model y = =T, Ti ax untuk mempelajari pengaruh perlakuan (T₁, i 1, 2, 3 dan 4) terhadap distribusi lemak tubuh.
Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terhadap bobot tubuh kosong, persentase total lemak tubuh, total lemak karkas, lemak karkas, bawah kulit, antar urat daging, pelvis, ginjal, jantung, saluran pencernaan dan kepala masing- masing 8.97, 7.05, 5.35, 2.72, 2.71, 0.30, 1.31, 0.09, 1.22 da 0.59 persen. Terhadap bobot karkas, persentase total lemak karkas, lemak karkas, bawah kulit, antar urat daging, pelvis, ginjal, potongan dada-leher, potongan 'kaki depan, potongan pinggang dan potongan kaki belakang, masing-masing 12.24, 9.29, 4.72, 4.70, 0.52, 2.28, 2.19, 3.09, 1.61 dan 2.39 persen pada pemberian ransum ad libitum. | id |