| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Ruminansia Kecil, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor, dar i awal bulan Oktober 1989 sampai awal bulan 1990. Tujuannya adalah untuk mempelajari pengaruh level ransum bentuk pellet terhadap pertumbuhan marmot lokal Materi yang digunakan adalah 18 ekor marmot lokal jantan bobot badan antara 270 sampai 330 gram. Masing-masing dipotong apabila bobot badan sudah mencapai 400 gram. Januar i protein jantan. dengan marmot
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak lengkap, dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan pertama, ransum A ber kadar protein 18 persen. Ransum B berkadar protein 17 persen dan ransum C berkadar protein 20 persen. Untuk mengetahui pengaruh level protein terhadap pertumbuhan digunakan analisis peragam (Co-variance) dan uji nonparametrik dengan uji Kruskal-Wallis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rataan bobot akhir masing-masing perlakuan A, B dan C pada rataan bobot awal 336.2, 325.8 dan 319.2 gram adalah 423.1, 409.0 dan 397.3 gram; sedangkan pertambahan bobot badan masing-masing perlakuan A, B dan Cadalah 86.9, 83.2 dan 78.1 gram. Rataan konsumsi dan konversi ransum adalah 175.8 gram dan 2.02 untuk perlakuan A, 184.8 gram dan 2.22 untuk perlakuan B, 197.3 gram dan 2.53 untuk perlakuan C.
Pengaruh perlakuan terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi dan konversi ransum pada bobot awal yang sama tidak nyata. Hasil ini didasarkan pada hasil analisis varian, analisis sidik peragam dan uji Kruskal-Wallis. | id |