View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Mempelajari pemisahan minyak dan protein kacang tanah (Arachis hipogea L.) dengan cara basah

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (2.138Mb)
      Date
      1981
      Author
      Marisa, Yuni
      Hardjo, Suhadi
      Maoen, Slamet
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk memilih cara pemisahan minyak kacang tanah dengan rendemen tinggi dan bermutu baik, yang sekaligus menghasilkan protein yang bermutu baik untuk konsumsi manusia. Pemisahan dilakukan dengan cara memusingkan santan hasil penggilingan dan pemerasan kacang tanah pada sentri- fusa. Dari pemusingan santan terpisah menjadi tiga bagian yaitu "cream", larutan protein dan protein tidak larut. Minyak dipisahkan dari "cream" dengan pendinginan dan pemusingan, sedangkan protein dipisahkan dari larutan protein dengan pengendapan pada titik isolistrik yaitu dengan penambahan asam. Faktor perlakuan berupa perbandingan berat bahan dengan pelarut (perlakuan A), 1 5, 1: 10 dan 1: 15, frekuensi ekstraksi (perlakuan B), 1 kali, 2 kali dan 3 kali, serta tingkat suhu pemanasan ekstrak (perlaku- an C), masing-masing sebesar 35 - 40, 55 - 60 dan 75 - 80 °c. Pengamatan dilakukan terhadap rendemen endapan protein dan kadar protein, rendemen minyak dan kecera- han warna minyak serta berat kering ampas. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan percobaan Faktorial dan ulangan dua kali. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dengan makin besarnya perbandingan berat bahan dengan pelarut dan frekuensi ekstraksi, makin tinggi rendemen endapan protein dan rendemen minyak yang dihasilkan, serta makin sedikit ampas yang tertinggal, tetapi kedua faktor perlakuan tersebut tidak ber- pengaruh terhadap kadar protein endapan dan kecerahan warna minyak yang dihasilkan. Tingkat suhu pemanasan ekstrak berpengaruh sangat nyata terhadap rendemen endapan protein, kadar protein endapan dan rendemen minyak. Makin tinggi suhu pemanasan ekstrak, makin rendah kadar protein dan rendemen minyak. Rendemen endapan protein yang tertinggi didapatkan pada tingkat suhu pemanasan ekstrak 55 60 °c….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146780
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository