Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwanto, Bagus Priyo
dc.contributor.advisorSantoso, Agus Bambang
dc.contributor.authorBasyarah, Wawan
dc.date.accessioned2024-04-22T02:38:06Z
dc.date.available2024-04-22T02:38:06Z
dc.date.issued1995
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/146560
dc.description.abstractAtap atau naungan merupakan bagian dari kandang yang berfungsi untuk melindungi ternak dari sengatan matahari sehingga beban cekaman panasnya dapan dikurangi. Atap dapat terbuat dari berbagai macam bahan, salah satunya adalah seng. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ketinggian naungan seng yang berdasarkan sapi perah Fries Holland dara. respons termoregulasi Penelitian menggunakan empat ekor sapi perah Fries Holland dara. Kandang yang digunakan tidak memiliki dinding dengan luas lantai kandang 240 x 200 cm yang terdiri atas dua kandang stanchion. Masing-masing luas kandang 120 x 200 cm. Lantai kandang terbuat dari papan. Luas atap 4 x 4 meter dengan ketinggian yang dapat diubah- ubah menjadi 2,5 3,0 dan 3,5 meter dengan kemiringan 30°. Sebagai kontrol fisiologis ternak dijemur tanpa naungan di bawah radiasi matahari langsung. Parameter fisiologis yang diamati adalah suhu permukaan kulit, suhu rektal, frekuensi nafas dan denyut jantung. Parameter lingkungan yang diamati adalah suhu udara, kelembaban, kecepatan angin serta radiasi dan intensitas matahari. Kedua parameter diukur setelah ternak mengalami perlakuan yakni masuk dalam kandang atau dijemur tanpa naungan. Ternak masuk dalam naungan atau dijemur pada pukul 11.00. Pengukuran dilakukan pada pukul 12.00, 14.00, dan 16.00. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemakaian atap seng dapat mengurangi cekaman panas dengan lebih rendahnya suhu permukaan kulit suhu rektal, suhu tubuh, denyut jantung dan frekuensi nafas pada naungan daripada ternak yang tidak dinaungi. Ketinggian naungan yang berbeda menunjukkan pengaruh yang nyata pada menurunnya suhu rektal. dan suhu tubuh tapi tidak berpengaruh nyata pada suhu permukaan kulit, denyut jantung dan frekuensi nafas. Ketinggian atap 3,5 meter diatas permukaan lantai kandang lebih baik dari 2,5 dan 3,0 meter.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcNutrition feed Technologyid
dc.subject.ddcCatlleid
dc.titlePengaruh ketinggian naungan dari bahan seng terhadap respons termoregulasi sapi fries holland daraid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record