| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di Kandang Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Babi, Fakultas Peternakan, Institut Perta nian Bogor selama delapan minggu, dari tanggal 12 Mei sampai dengan 7 Juli 1990.
Ternak percobaan yang digunakan adalah babi persilangan antara Yorkshire dan babi lokal berumur 3 4 bulan sebanyak 26 ekor dengan berat badan awal rata-rata 35 ± 4.39, terdiri atas 13 ekor jantan kastrasi dan 13 ekor babi betina.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melinat pengaruh taraf penambahan zeolit dari beberapa sumber dalam ransum ter- hadap penampilan ternak babi periode pertumbuhan.
Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah percobaan faktorial 4 x 3 dengan dua ulangan dan Ran- cangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan dasarnya. Fak tor pertama adalah sumber zeolit (Nanggung, Sukabumi, Bayah dan Lampung) yang selanjutnya disebut A, B, C dan D, sedang- kan faktor ke dua adalah taraf penggunaan zeolit (tiga, enam, dan sembilan persen). Pengujian dilakukan dengan menggunakan Uji Polinomial Ortogonal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan zeolit da- lam ransum ditinjau dari taraf pemakaian tiga, enam dan sem - bilan persen berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap pertambah- an berat badan. Pemakaian zeolit pada taraf enam persen mem- berikan pertambahan berat badan tertinggi yaitu 622.81 gram
per ekor per hari. Penambahan zeolit dari sumber A, B, C dan D dalam ransum, tidak memberikan hasil yang berbeda terhadap konsumsi ransum, efisiensi penggunaan makanan, tebal lemak punggung dan kadar air kotoran (feces) ternak babi.
Interaksi antara sumber zeolit A, B, C dan D dengan ta- raf pemakaian tiga, enam dan sembilan persen dalam ransum ti- dak memperlihatkan pengaruh yang nyata terhadap konsumsi. ran- sum, pertambahan berat badan, efisiensi penggunaan makanan, tebal lemak punggung dan kadar air kotoran.
Pada taraf pemakaian tiga persen dalam ransum, zeolit A, B, C dan D memberikan keuntungan, sedangkan pada taraf pema- kaian enam dan sembilan persen tidak semua sumber zeolit mem- berikan keuntungan. Ransum perlakuan dengan penambahan zeolit A menyebabkan kerugian paling besar terutama pada taraf pemakaian enam dan sembilan persen. Kerugian yang didapat- kan erat kaitannya dengan susunan ransum penelitian yang di- berikan pada tiap perlakuan. Biaya ransum perlakuan mening- kat sejalan dengan meningkatnya taraf zeolit yang digunakan. | id |