Show simple item record

dc.contributor.advisorKetaren, S
dc.contributor.authorSukardi, Tjahyono
dc.date.accessioned2024-03-21T01:01:56Z
dc.date.available2024-03-21T01:01:56Z
dc.date.issued1993
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142684
dc.description.abstractTemulawak merupakan tanaman penghasil minyak atsiri dan oleoresin, yang banyak digunakan sebagai obat. Saat ini sedang dikembangkan obat yang terbuat dari kombinasi antara kurkumin dari kunyit dan minyak atsiri dari temulawak sebagai cara pengobatan penyakit hepatitis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh perajangan dan lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu minyak temulawak. Penelitian terdiri dari dua tahap, yaitu penelitian pendahuluan dan utama. Penelitian pendahuluan diawali dengan karakterisasi bahan yang meliputi analisis kadar air, pati, dan minyak atsiri. Pada penelitian pendahuluan dilakukan penyulingan rimpang temulawak setelah pengeringan dengan oven, penyulingan rimpang temulawak segar, dan penyulingan rimpang temulawak setelah pelayuan. Sedangkan pada penelitian utama dilakukan penyulingan rimpang temulawak segar dan analisis minyak temulawak yang dihasilkan. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh perajangan dan lama penyulingan terhadap rendemen dan mutu minyak temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record