| dc.description.abstract | Industri pengolahan nenas merupakan industri yang menyerap banyak tenaga kerja. Pengkajian dilakukan pada cara meningkatkan produktivitas perusahaan yang dikaitkan dengan sumber daya manusia, penentuan jumlah tenaga kerja dan upah minimal.
Model ESDEEM'93 merupakan suatu perangkat lunak komputer yang dirancang untuk membantu manajer personalia dan divisi pengembangan sumber daya manusia dalam mengambil keputusan dalam mengelola dengan sumber daya manusia. Rekayasa model yang dirancang meliputi tenaga kerja harian (tenaga kerja petani dan tenaga kerja pabrik) dan tenaga kerja non-staf.
Model ESDEEM'93 terdiri dari enam sub model, yaitu sub model Produktivitas, JumTK_Petani, JumTK_Pabrik. UpahTK_Harian, UpahTK_non-staf dan Struktur_biaya. Basis data terdiri dari data standar hari orang kerja (HOK), perat- uran pemerintah mengenai upah minimum dan upah rata-rata di setiap propinsi atau wilayah.
Sub model Produktivitas untuk menentukan alternatif tindakan terpilih untuk meningkatkan produktivitas perusahaan yang dikaitkan dengan sumber daya manusia. Teknik Proses Hirarki Analitik (Analytical Hierarchy Process) digunakan untuk menstrukturkan skenario cara mempertahankan tenaga kerja yang ada, menambah tenaga kerja dan mengurangi tenaga kerja.
Sub model JumTK_Petanidigunakan untuk menentukan jumlah tenaga kerja untuk setiap jenis pekerjaan di perkebunan nenas. Total tenaga kerja petani yang dibutuhkan adalah 5296 orang untuk mengolah lahan produktif seluas 10223.137 hektar. Sedangkan sub model JumTK_pabrik digunakan untuk menentukan kisaran jumlah tenaga kerja pabrik. Jumlah tenaga kerja pabrik yang dubutuhkan (3224 orang) sama dengan minimal jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk kapasitas produksi 216.28 ton per hari. ... | id |