Pengaruh komposisi campuran serpih beberapa kayu hutan tanaman industri dan konsentrasi larutan pemasak NaOH terhadap sifat papan serat berkerapatan sedang (MDF)
View/ Open
Date
1993Author
Widjajanto, Agung Setyo Pantja
Hardjo, Suhadi
Pasaribu, Ridwan Achmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Hutan Tanaman Industri (HTI) dibuat dalam rangka menunjang industri pulp dan papan serat di Indonesia. Selama ini pengaturan tanaman dalam HTI belum ditujukan untuk pengolahan secara campuran. Akibatnya tingkat efisiensi eksploitasi, pengolahan dan kualitas produk yang dihasilkan masih rendah.
Penelitian ini merupakan salah satu usaha untuk membuat papan serat berkerapatan sedang atau medium density fibreboard (MDF) dari berbagai komposisi campuran beberapa jenis kayu HTI. Hasil penelitian diharapkan dapat berguna bagi pihak-pihak yang memerlukan dalam merencanakan pengaturan komposisi campuran jenis kayu pada HTI sebagai penghasil kayu untuk pulp. Selain itu hasil penelitian ini juga bisa dijadikan pedoman untuk mengatur komposisi campuran kayu yang akan diolah menjadi papan serat berkerapatan sedang.
Penelitian ini dilakukan terhadap empat jenis kayu HTI yaitu kayu Acacia mangium (Akasia bentuas), Albizia paraserianthes (Sengon), Eucalyptus urophylla (Ampupu) dan Eucalyptus deglupta (Leda). Teknik pencampuran dibuat berdasarkan pada perbandingan volume produksi kayu per hektar pada umur tujuh tahun. Pengolahan kayu campuran menjadi pulp dilakukan dengan proses semikimia soda panas terbuka yang menggabungkan dua sifat yang baik dari proses kimia dan panas mekanis. Pulp yang dihasilkan kemudian dibuat lembaran dengan cara proses basah. Pengujian sifat fisis dan mekanis dilakukan terhadap kerapatan, kadar air, daya serap air, pengembangan tebal, pengambangan volume, kekuatan tarik sejajar permukaan, modulus patah dan modulus lentur. ...
