View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pembuatan arang aktif dari tempurung kelapa serbuk kayu, tempurung dan tandan kelapa sawit sebagai bahan pemucat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.249Mb)
      Date
      1993
      Author
      Welisman
      Judoamidjojo, R. Muljono
      Sudradjat, R.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah tandan dan tempurung kelapa sawit dengan memanfaatkannya sebagai arang aktif. Selain itu juga mengidentifikasi sifat-sifat arang aktif yang dihasilkan dari kedua bahan tersebut, tempurung kelapa, dan serbuk kayu. Juga menerapkannya pada pemucatan minyak sawit mentah dan membandingkan dengan arang aktif komersial serta bentonit. Proses aktifasi menggunakan uap air pada suhu 900 °C selama 30 menit. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Faktorial Acak Lengkap dua kali ulangan dengan faktor bahan baku (A) dan faktor perendaman (B). Faktor bahan baku terdiri dari 4 taraf yaitu tempurung kelapa (A1), tempurung kelapa sawit (A2), serbuk kayu (A3), dan tandan kelapa sawit (A4). Sedangkan faktor perendaman dengan dua taraf yaitu tanpa perendaman (B1) dan perenda- man dengan NaOH 1 persen (B2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor bahan baku berpengaruh nyata terhadap kadar bahan volatil, dan berpengaruh sangat nyata terhadap kadar abu dan kadar karbon terikat arang aktif. Faktor bahan baku juga berpengaruh sangat nyata terhadap hasil penyerapan uap benzena, iod, dan pemucatan warna minyak sawit mentah. Tetapi faktor perendaman tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap sifat-sifat tersebut. Arang aktif tempurung kelapa memberikan hasil terbaik pada uji daya serap iod dan uap benzena dibandingkan bahan lainnya, dengan hasil uji daya serap benzena 20.47 persen dan daya serap iod 881.801 mg/g. Sedangkan arang aktif serbuk kayu memberikan hasil terbaik untuk pemucatan minyak dengan transmisi 54.85 persen (menggunakan spektrofotometer pada 500 nm), relatif terhadap air suling (transmisi 100 persen). Arang aktif komersial memberikan hasil yang lebih baik yaitu 67.8 persen untuk uji pemucatan minyak. Sedangkan bentonit mencapai 35.6 persen transmisi pada pemucatan minyak.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/142632
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository