| dc.description.abstract | Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang pesat sekitar 8,07 persen pada tahun 1995 didukung oleh sektor industri yang tumbuh dan berkembang dengan pesat. Salah satu sektor industri tersebut adalah industri pertanian (agroindustri). Pengembangan agroindustri pada Pembangunan Jangka Panjang II (PJP II) lebih ditekankan pada industri menengah dan kecil.
Kabupaten Garut sebagai salah satu daerah pertanian di Jawa Barat merupakan wilayah dengan potensi pertanian yang cukup besar, terutama pada tanaman hortikultura. Namun demikian sampai saat ini baru sebagian kecil yang sudah dimanfaatkan pengembangannya dalam usaha agroindustri.
Penentuan pengembangan agroindustri di Kabupaten Garut dilakukan dengan menentukan komoditas yang akan dijadikan prioritas pengembangan. Kriteria-kriteria yang digunakan dalam pengembangan agroindustri tersebut antara lain eksistensi bahan baku (bobotnya 0,2515), luas areal tanam (0,2102), jumlah produksi (0,159), harga (0,0843), pangsa pasar (0,0749), kebijakan pemerintah (0,0793), pengetahuan masyarakat akan
teknologi (0,0623) dan keanekaragaman produk yang dapat dihasilkan (0,0784). Penentuan
bobot masing-masing kriteria dilakukan dengan teknik pairwise comparasion (komparasi
berpasangan) ... | id |