View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemilihan strategi bersaing (competitive strategy) perusahaan dengan menggunanakan metode analytical hierarchy process (AHP) : studi kasus pada industri hulu minyak kelapa sawit di PTP VII, Bah Jambi-Sumatera Utara

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (20.16Mb)
      Date
      1994
      Author
      Kamil, R. Fathan
      Jamaran, Irawadi
      Arkeman, Yandra
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Minyak kelapa sawit merupakan bahan baku penting untuk berbagai industri pangan dan juga mempunyai keterkaitan yang luas dengan berbagai industri non-pangan. Produk olahan kelapa sawit mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di Indonesia, mengingat daya dukung lahan dan iklim Indonesia sangat baik untuk tanaman kelapa sawit. Dalam Repelita V Pertanian (1988-1993) pertumbuhan areal rata- rata mencapai 18 persen per tahun. Sampai tahun 2000 Indonesia masih akan terus memperluas areal kelapa sawitnya dan meningkatkan produksi serta volume ekspornya, sehingga kelapa sawit termasuk dalam penghasil devisa utama (tahun 1993 devisa yang dihasilkan sebesar USD 1 504 juta dan proyeksi tahun 2000 sebesar USD 3 121.8 juta) dan dapat diandalkan menunjang industri hilir. Disamping itu diperkira- kan penyerapan tenaga kerja akan meningkat menjadi 1.14 juta tenaga kerja. Berdasarkan proyeksi produksi minyak sawit pada tahun 2000 yang mencapai 7 260 000 ton, dengan laju pertumbuhan produksi rata-rata 12 persen per tahun, akan diperoleh surplus atau potensi ekspor berkisar antara 3 357 juta ton sampai 5 071 juta ton (LPEM UI, 1987; Bank Dunia, 1988; Departemen Pertanian, 1989; Madecor, 1990). Sementara itu di pasaran internasional, Indonesia harus berhadapan dengan negara-negara pengekspor minyak sawit lainnya, terutama Malaysia yang pada saat ini merupakan negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia. Di lain pihak industri minyak sawit juga dihadapkan dengan produk substitusi lain seperti minyak kedele, minyak bunga matahari, minyak lobak dan sebagainya. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141795
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository