| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di laboratorium Ternak Babi Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor selama 69 ha- ri sejak 17 Nopember 1986 sampai 24 Januari 1987.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh tingkat pemberian bungkil biji karet dalam ransum terhadap kandungan protein daging loin dan bilangan iodium lemak subkutan babi pengakhiran.
Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap yang terdiri dari empat perlakuan dan lima ualngan, masing-masing ulangan terdiri dari satu ekor. Koefisien keragaman dari berat awal babi percobaan adalah 8.86 persen.
Pada penelitian ini digunakan metode Mikro Kjeldahl untuk mengukur kandungan protein daging loin dan metode Wijs untuk mengukur bilangan iodium lemak bungkil biji karet, ransum kontrol, ransum perlakuan dan lemak subkutan babi penelitian.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian bungkil biji karet dari O sampai 30 persen dalam ransum menunjukkan respons kuadratik yang sangat nyata (P<0.01) terhadap kandungan protein daging "loin", namun terhadap bilangan iodium lemak subkutan tidak menunjukkan respons yang nyata. Kandungan protein daging "loin" yang terbaik adalah bila di- berikan 15.23 persen bungkil biji karet dalam ransum… | id |