Show simple item record

dc.contributor.advisorSyamsu, Khaswar
dc.contributor.authorMujib, Achmad
dc.date.accessioned2024-03-07T01:03:07Z
dc.date.available2024-03-07T01:03:07Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/141142
dc.description.abstractAmpas kelapa sebagai hasil samping proses agroindustri mengandung komponen lignoselulosik yang dominan sehingga dapat dijadikan substrat pada kultivasi beberapa jenis kapang. Pemanfaatan ampas kelapa sebagai substrat kultivasi Neurospora sp. dapat menghasilkan karotenoid yang merupakan pewarna alami dan sumber provitamin A. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu kultivasi terhadap produksi karotenoid dan pengaruh berbagai jenis pelarut terhadap rendemen karotenoid yang dihasilkan. Neurospora sp. dikultivasi pada ampas kelapa dengan waktu 1, 3, 5, 7, dan 9 hari. Pelarut yang digunakan untuk ekstraksi adalah aseton, heksan, dan etil asetat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kultivasi optimum adalah pada hari ke tujuh, dan pelarut yang paling cocok untuk mengekstrak karotenoid adalah aseton. Karotenoid yang dihasilkan pada penelitian ini adalah sebesar 99,62 mg/kg…id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcAgroindustrial technologyid
dc.subject.ddcFarm businessid
dc.titleEkstraksi karotenoid dari Neurospora sp. pada substrat ampas kelapaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordCarotenoidid
dc.subject.keywordCoconut dregsid
dc.subject.keywordNeurospora sp.id
dc.subject.keywordCoconut dregsid
dc.subject.keywordAgroindustrial processid
dc.subject.keywordLignocelluloseid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record