View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh jenis dan konsentrasi gula terhadap kesegaran bunga mawar holland varietas idole pada suhu ruang

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (2.697Mb)
      Date
      1997
      Author
      Murtafi'ah
      Pandji, Chilwan
      Amiarsih, Dwi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Plasma nutfah bunga potong kini tidak lagi sebagai material untuk memperindah tata lingkungan dan penyalur para penggemar tanaman. Namun memiliki potensi komersial yang tinggi sebagai komoditas florikultural. Bunga mawar merupakan jenis bunga potong yang cukup tinggi permintaannya, tahun 1995 mencapai 9.682.300 kuntum (Pusat Promosi Pemasaran Bunga dan Tanaman Hias, 1995). Dan diperkirakan jumlah ini akan terus meningkat kurang lebih 10 persen pada tahun-tahun mendatang. Bunga potong merupakan komoditi hortikultura yang mudah rusak. Karena itu dilakukan upaya memperpanjang daya tahan kesegarannya (vase life) dengan tingkat kemekaran sempurna. Proses respirasi tetap berjalan setelah bunga dipotong. Karbohidrat merupakan sumber nutrisi dan energi untuk proses metabolisme bunga. Tujuan utama penelitian ini adalah mencari jenis gula dan konsentrasi yang optimum yang dapat mempertahankan kesegaran bunga potong Rose Holland varietas Idole pada suhu kamar. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap faktorial dengan enam kali ulangan. Jenis gula yang dipergunakan adalah glukosa, fruktosa, sukrosa, maltosa (1.0, 1.5, 2.0, 2.5, 3.0) persen dan gula tebu (gula pasir), gula kelapa serta madu (1, 2, 3, 4, 5) persen dengan kontrol larutan aquades. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa fruktosa 1% dari golongan monosakarida dan madu 1% dari golongan gula campuran mampu bertahan masing- masing 13.83 hari dengan kemekaran 100% dan 11.33 hari dengan kemekaran 71.43%. Sedangkan kontrol bertahan 7.5 hari dengan kemekaran 63.33%. Kelayuan bunga pada penelitian ini dapat disebabkan karena pengaruh kondisi awal bunga dari kebun, jumlah koloni mikroba pada larutan pengawet, tingkat keoptimalan nutrisi yang terserap dan produksi etilen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/140532
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository