| dc.description.abstract | Minyak nilam menduduki urutan tertinggi dalam pengumpulan devisa ekspor minyak atsiri Indonesia dewasa ini. Namun mutu minyak nilam Indonesia mendapat saingan yang tajam dari minyak nilam RRC. Hal ini disebabkan oleh adanya pemalsuan atau proses pencampuran yang dilakukan para pedagang dengan minyak lain serta proses fermentasi bahan yang jelek.
Dalam penelitian ini dikaji sifat-sifat fisik maupun kimia minyak nilam yang berasal dari penyulingan daun nilam yang diperam (fermentasi). Pengujian mutu didasarkan pada persyaratan mutu standar perdagangan.
Dari hasil analisa, ternyata bobot jenis, bilangan asam dan bilangan ester minyak nilam sangat dipengaruhi oleh lama fermentasi. Sifat-sifat yang lain seperti indeks bias, rendemen serta kelarutan di dalam alkohol tidak dipengaruhi secara nyata oleh perlakuan fermentasi.
Bilangan ester rata-rata sebesar 12.2, bilangan asam rata-rata 3.1, indeks bias sebesar 1.5054, bobot jenis rata- rata 0.959. Kecuali bilangan ester serta bilangan asam pada perlakuan fermentasi 3 hari (A3), nilai tersebut memenuhi standar perdagangan. ..dst | id |