| dc.description.abstract | Pengelompokan kopi rakyat ekspor produksi berbagai daerah berdasarkan karakteristik mutu fisik sistim nilai cacat dila kukan agar pembinaan dan pengawasan mutu kopi tersebut dapat lebih efektif dan lebih efisien.
Dua puluh karakteristik mutu fisik disederhanakan menjadi empat komponen utama yang mampu menerangkan keragaman total data sebesar 89.74 persen. Keempat komponen tersebut adalah komponen nilai cacat umum yang menerangkan keragaman data sebesar 60.54 persen, komponen kadar air dan biji berlubang yang menerangkan keragaman data sebesar 14 persen, komponen biji hitam dan biji muda yang menerangkan keragaman data sebesar 6.2 persen.
Pengelompokan atas dasar ukuran jarak yang diturunkan dari skor komponen dilakukan dengan sidik gerombol menggunakan metode pautan tunggal, lengkap dan rata-rata kelompok. Metode rata-rata kelompok memberikan hasil terbaik dengan koefisien korelasi kofenetik 0.96 dan menghasilkan 7 kelompok.
Arabika Kering Medan, Robusta Kering Semarang, kobusta Kering Ujung Pandang, Robusta dan Arabika Basah surabaya tergabung kedalam kelompok I. Kelompok ini bernilai tinggi pada komponen kadar air dan biji berlubang serta komponen kotoran, ..dst | id |