Show simple item record

dc.contributor.advisorAgustina, Sri Endah
dc.contributor.authorFebryantika
dc.date.accessioned2024-02-20T03:54:53Z
dc.date.available2024-02-20T03:54:53Z
dc.date.issued1998
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139121
dc.description.abstractDi Indonesia, penggunaan energi yang sangat dominan adalah untuk sektor rumah tangga. Pada sektor tersebut bahan bakar konvensional yang digunakan adalah bahan bakar minyak (BBM), kayu bakar, arang kayu dan gas. Namun: mengingat cadangan minyak Indonesia akan habis pada tahun 2012 (Departemen Pertambangan dan Energi, 1991) dan adanya program konservasi hutan, maka pada masa mendatang ketersediaan bahan bakar tersebut akan semakin langka. Oleh sebab itu perlu dikembangkan beberapa sumber energi alternatif untuk membatasi penggunaan minyak tanah dan gas serta penggunaan kayu bakar. Kulit kakao adalah sumber energi alternatif yang potensinya belum tergali hingga saat ini. Potensi kulit kakao sebagai bahan bakar cukup baik bila mengingat ketersediaannya yang berkesinambungan, strukturnya kukuh serta tidak mengandung abu. Ketersediaan kulit kakao dapat terus diperbaharui karena Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kakao di dunia. Kulit yang merupakan 73.33% dari buah kakao, merupakan limbah proses produksi kakao yang dapat mengundang hama Helopeltis dan Penggerek Buah Kakao. Pemanfaatan kulit kakao selaku bahan bakar alternatif akan mengurangi serangan hama tanaman kakao. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStudi kelayakan kulit kakao sebagai bahan bakar alternatif pada tungku biomassaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record