| dc.description.abstract | Pengendalian mutu pada industri pulp dan kertas merupakan proses pengaturan aktivitas pemeriksaan dan pengujian bahan baku, proses produksi dan produk serta penerimaan produk akhir, kemudian membandingkannya dengan standar dan batas tole- ransi serta melaksanakan tindakan perbaikan apabila diperlukan. Pengendalian mutu bertujuan untuk memelihara keseragaman mutu produk, meningkatkan efisiensi serta meningkatkan dan menjamin mutu sehingga memuaskan pelanggan.
Pada aktivitas pengendalian mutu terdapat mekanisme aliran informasi yang menghasilkan informasi mutu yang kompleks, sehingga membutuhkan suatu koordinasi sistem informasi yang terstruktur dan terintegrasi dalam mengelola informasi sehingga informasi mutu yang dibutuhkan dapat diperoleh dengan cepat, tepat dan akurat.
Tujuan utama penelitian adalah mengembangkan sistem informasi manajemen pengendalian mutu sehingga menghasilkan informasi mutu yang dibutuhkan oleh pengguna sistem secara cepat, tepat dan efisien serta menunjang proses pengambilan keputusan dan tindakan mutu.
Sistem informasi manajemen pengendalian mutu pada industri pulp dan kertas (Pulp & Paper Quality Management Information System/PPQMIS) merupakan suatu sistem informasi berbasis komputer yang dapat melakukan proses penanganan data, pengolahan dan manipulasi data serta penyimpanan data dengan menghasilkan keluaran informasi yang tepat waktu, tepat guna, tepat sasaran, akurat, fleksibel dan efektif sehingga mendukung manajer pengendalian mutu dalam pengambilan keputusan dan tindakan mutu.
Pendekatan pada pengembangan sistem adalah pendekatan secara terstruktur (structured approach) dan pendekatan atas bawah (top-down approach). Teknik peran- cangan yang digunakan adalah diagram hirarki struktur sistem, diagram arus data (data flow diagram/DFD), diagram warnier-orr, bagan alir (flow chart) dan rancangan basis data melalui kamus elemen data (data dictionary). PPQMIS mempunyai enam subsistem, yaitu: subsistem bahan baku, subsistem peralatan, subsistem proses, subsistem produk, subsistem ketidaksesuaian mutu dan subsistem eksternal. Dari enam subsistem tersebut terdiri dari 18 modul, 36 submodul dan 19 sub-submodul.
Tahap implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Basic 4.0 for Windows yang dapat menghasilkan antarmuka pemakai secara grafis (Graphical User Interface/GUI) sehingga pengguna sistem mudah dan nyaman dalam mengoperasikan sistem (user friendly). Keluaran sistem berupa narasi, tabel dan hasil perhitungan statistik proses kontrol (Statistical Process Control/SPC)) beserta grafik yang berguna bagi pengguna.
Tahap pengujian dan pembuktian bahwa hasil implementasi sistem dapat ber- operasi dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna dilakukan pada tahap verifikasi sistem yang dilakukan dengan memberi masukan data sekunder dan data aktual hasil pemeriksaan dan pengujian mutu. Verifikasi sistem PPQMIS menghasilkan rekomendasi bahwa sistem dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan kebutuhan pengguna sistem dan dapat diaplikasikan. | id |