View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agroindustrial Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pemanfaatan limbah kulit samak sebagai bahan baku gelatin

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (14.88Mb)
      Date
      2004
      Author
      Hidayat, Encep
      Bunasor, Tatit K.
      Suprihatin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Metode penyamakan kulit yang paling sering digunakan adalah penyamakan mineral menggunakan bahan penyamak krom trivalen. Salah satu limbah padat yang dihasilkan oleh industri penyamakan kulit adalah limbah kulit berkrom yang berasal dari proses trimming dan shaving dengan jumlah mencapai 10 persen dari kulit hasil tanning. Limbah kulit tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku gelatin, karena masih mengandung protein yang cukup tinggi, yaitu 89,76 %. Namun demikian, hal ini tidak dapat dilakukan secara langsung karena tingginya kandungan krom dalam kulit yaitu mencapai 12.213,52 ppm. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi NaOH dan H2O2 terbaik dalam mereduksi krom serta mengetahui karakteristik gelatin yang dihasilkan dari limbah kulit. Reduksi krom dari kulit dapat dilakukan melalui pengkelatan logam oleh asam sitrat, kemudian dilanjutkan dengan pemutusan (depolimerisasi parsial) ikatan kolagen oleh NaOH dan oksidasi krom trivalen menjadi krom heksavalen oleh H2O2. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua faktor dan dua kali ulangan. Faktor perlakuan yang diamati adalah konsetrasi NaOH (1, 1,5 dan 2%) dan konsentrasi H2O2 (0,1, 0,3 dan 0,5 %). Analisa yang dilakukan terhadap kulit hasil reduksi krom meliputi analisis komponen kimia limbah kulit, sedangkan terhadap produk gelatin meliputi analisis komponen kimia bahan, kadar krom, rendemen, residu H2O2, kekuatan gel dan kapasitas emulsi. Perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah pada konsentrasi NaOH 1,5 % dan H2O2 0,5% yang telah berhasil mereduksi krom hingga 99,99%, dengan kandungan akhir krom dalam kulit hanya 1,62 ppm. Hasil analisis komponen kulit dari perlakuan terbaik adalah kadar air 78,86 %, kadar abu 1,07 %, kadar protein 94,49 %, kadar lemak 3,26% dan pH 7,16. Ekstraksi kulit berkadar krom rendah menjadi gelatin menghasilkan rendemen sebesar 21,26%. Karakteristik gelatinyang dihasilkan adalah kadar air 7,76 %, kadar abu 0,73 % kadar protein 96,59 %, pH 6,64, residu H2O2 yang diukur tidak terdeteksi, kapasitas emulsi 600 ml/g dan kekuatan gel 682,7 g/cm².
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138121
      Collections
      • UT - Agroindustrial Technology [4355]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository