| dc.description.abstract | Industri penyamakan kulit adalah industri pengolah kulit mentah menjadi kulit jadi dan merupakan penghasil devisa negara. Namun di sisi lain industri penyamakan kulit merupakan salah satu industri yang proses pengerjaannya menggunkan air dalam jumlah besar dan mengeluarkan limbah yang masih sering dipermasalahkan, memiliki konsekwensi untuk melaksanakan usaha nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk melaksanakan pembangunan industri berwawasan lingkungan, maka pengembangan industri harus dikaitkan dengan usaha- usaha nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Pada industri penyamakan kulit karakteristik limbah yang dikeluarkan dipengaruhi oleh jenis dan sifat kulit yang diproses serta teknologi proses yang diterapkan. Limbah yang dihasilkan berupa limbah cair dan padat. Limbah cair terutama berasal dari proses pengerjaan basah dan proses penyamakan, sedangkan bahan pencemar berbahaya terutama adalah krom (Cr) yang berasal dari bahan penyamak krom.
Aplikasi konsep produksi bersih berusaha untuk memberikan alternatif solusi terhadap permasalahan di atas, karena metoda produksi bersih merupakan suatu pendekatan yang mengarah kepada peningkatan efisiensi produksi sekaligus meminimisasi buangan limbah ke lingkungan. Dalam konsep produksi bersih permasalahan lingkungan dipandang sebagai peluang atau potensi penghematan biaya melalui penggunaan teknik daur ulang dan pakai ulang, substitusi bahan baku serta perbaikan atau peningkatan kinerja sistem operasi dan prosedur kerja. Dengan adanya aplikasi produksi bersih ini diharapkan mampu mendorong sektor industri untuk menjadi lebih efisien dan memiliki daya saing tinggi serta berwawasan lingkungan. ... | id |